Site icon Kerispy

10 Khas Makanan Singapura, Cobain Yuk Punya Tetangga Kita!

Walau Singapura merupakan negara kecil, kulinernya tidak kalah kaya dari negara lain! Makanan Singapura sangat beragam karena mendapat pengaruh dari daerah asal para penghuninya. Anda bisa menemukan sajian ala Melayu, makanan India, Tiongkok, Barat, dan sebagainya. Sajian Singapura juga populer hingga ke negara tetangga, termasuk Indonesia.

Berikut 10 makanan yang harus Anda coba!

Laksa Singapura

Penggemar mi wajib coba laksa Singapura. Hidangan ala Peranakan ini terdiri dari mi dan kuah santan kaya bumbu. Laksa Singapura disebut laksa Katong karena berasal dari area bernama sama. Ciri khasnya adalah mi yang dipotong pendek-pendek serta campuran serbuk udang kering pada kuahnya.

Karena Indonesia sudah punya versi laksa sendiri, mencari laksa ala Singapura bisa agak sulit. Akan tetapi, Anda bisa menemukannya di beberapa tempat seperti Warung Mie Laksa 828 di Bogor, Blessing Laksa Singapore di Jakarta, dan Kangen Laksa di Depok.

Ice Kachang

Dari namanya saja Anda pasti tahu kalau ice kachang adalah “es kacang” dalam bahasa kita. Jajanan dingin ini terinspirasi dari ais kacang ala Malaysia. Ice kachang terdiri dari es serut, kacang merah, cincau atau agar-agar, jagung manis, sirup dan cendol. Paduan rasa manis, dinginnya es, serta beragam tekstur membuat ice kachang cocok untuk menghalau hawa panas.

Berbagai negara di Asia sebenarnya juga punya versi masing-masing dari sajian ini. Misalnya, Indonesia punya es campur dan Filipina punya halo-halo. Anda bisa membuatnya sendiri karena bahannya sangat mudah ditemukan. Di Singapura, ice kachang bisa ditemukan di berbagai kedai pinggir jalan atau di mall dan kopitiam.

Baca juga: 7 Jenis Minuman Buah yang Bisa Bikin Hari Kamu Lebih Segar

Kari Kepala Ikan

Kari kepala ikan tidak hanya ada di Aceh! Terkenal di Singapura dengan nama fish head curry, hidangan ini adalah perpaduan dari kuliner India dan Tiongkok. Konon, kari ini diciptakan oleh koki asal India bernama M. J. Gomez yang memodifikasinya agar cocok dengan lidah orang Singapura. Kari kepala ikan biasanya dihidangkan di restoran dan disajikan di dalam wadah tanah liat. 

Cita rasa kari kepala ikan ala Singapura adalah asam manis segar, cocok untuk mengimbangi kuah santannya. Jika ingin mencicipi versi otentiknya, Anda bisa langsung menyeberang ke Singapura dan pergi ke Samy’s Curry, salah satu tempat paling terkenal untuk makan hidangan ini.

Hokkien Prawn Mee

Dari namanya mungkin sudah tertebak kalau ini adalah hidangan mi udang ala Hokkien. Hidangan ini terdiri dari mi telur dan bihun yang digoreng bersama telur dan udang. Selama proses memasak, mi ini dicampur kaldu kepala udang sebagai penambah rasa, dan terkadang ditambah kaldu babi (kecuali versi halal).

Walau berasal dari Hokkien, mi ini cenderung agak basah dalam penyajian, tidak seperti versi Hokkien asli yang cenderung kering. Hal ini karena adanya pengaruh masakan Peranakan. Jika ingin mencicipi rasa otentiknya, Anda bisa langsung menyeberang ke Singapura dan mengunjungi restoran ikonik seperti Madam Wong Prawn Mee dan Hainan Fried Hokkien Prawn Mee.

Chili Crab

Chili crab mungkin salah satu makanan Singapura paling terkenal. Hidangan ini terdiri dari kepiting besar yang dimasak bersama kuah kental bercita rasa asam manis pedas. Chili crab ditemukan pada tahun 1956 ketika pasangan suami istri Cher Yam Tian dan Lim Choo Ngee menjual tumis kepiting yang dicampur saus sambal botolan. Berawal dari sajian gerobak, chili crab kini menjadi hidangan nasional Singapura.

Di Singapura, chili crab biasanya disajikan bersama mantau. Anda bisa mencolek sisa saus dengan mantau setelah memakan kepitingnya. Di Indonesia, Anda bisa menemukannya di Rezeki Seafood di Batam dan Penang Bistro Central Park di Jakarta.

Nasi Ayam Hainan

Anda pasti sudah sering dengar nasi ayam Hainan! Hidangan nasi berbumbu dengan potongan ayam ini adalah adaptasi dari ayam Wenchang ala Hainan yang dibawa imigran ke Singapura. Restoran ayam Hainan di Singapura mulai dibuka pada era Perang Dunia Kedua, digagas oleh para pembantu orang-orang Inggris yang kehilangan pekerjaan setelah majikan mereka terusir dari Singapura.

Anda bisa menemukan nasi ayam Hainan di berbagai daerah di Indonesia. Contoh restoran yang menjualnya adalah Imperial Kitchen & Dimsum di Kemang dan Nasi Ayam Hainan Sien Fung di Semarang.

Kaya Toast

Anda mungkin mengenal kaya toast sebagai “roti bakar srikaya” di Indonesia. Hidangan sarapan ala kopitiam ini terdiri dari roti yang dibakar hingga agak kecokelatan lalu diolesi mentega dan kaya (selai pandan dan kelapa). Roti ini enak dimakan dengan telur setengah matang dan teh atau kopi.

Kaya toast konon merupakan modifikasi menu ala Inggris yang dipopulerkan kaum imigran, di mana kaya menggantikan selai buah. Tidak perlu jauh-jauh ke Singapura; Anda bisa menemukannya di beragam kopitiam di Indonesia, baik yang mewah maupun lebih sederhana. Pontianak adalah salah satu area yang kaya dengan kopitiam.

Fried Carrot Cake

Walau ada istilah wortelnya, fried carrot cake (chai tow kway) tidak mengandung wortel. Hidangan ini adalah adonan tepung beras dan lobak putih yang dikukus, dipotong kecil-kecil, lalu digoreng bersama telur dan bawang putih. Makanan ini dibawa oleh imigran dari Cina Selatan dan mulai dijual di kedai-kedai pinggir jalan sejak tahun 1960-an.

Kenapa hidangan ini memiliki kata “wortel”? Hal itu karena campuran lobak yang sering disebut sebagai “wortel putih” di dalamnya. Fried carrot cake sering menjadi bagian dari dim sum. Di Indonesia, hidangan ini termasuk langka, tetapi Anda bisa menemukannya di restoran seperti Union Plaza Senayan dan Jalan Pangeran Jayakarta di Jakarta Barat.

Rojak Singapura

Pengaruh kuliner Jawa Kuno dan Melayu terlihat jelas dari rujak versi makanan Singapura, rojak. Tidak seperti rujak ala Indonesia, rojak Singapura dicampur potongan cakwe, bunga jahe, serta kacang cincang. Sambal rujaknya berwarna hitam pekat dan terdiri dari campuran terasi, jeruk nipis, cabai, dan gula. Cita rasanya gabungan antara asam, manis, sedikit gurih, dan pedas.

Isian utama rojak Singapura biasanya berupa nanas, kangkung, bengkuang, mangga muda, dan mentimun. Di Singapura, sajian ini dijual oleh pedagang pinggir jalan maupun kedai seperti Brothers Rojak dan Lau Hong Ser Rojak.

Roti Prata

Apakah Anda penggemar roti canai khas India? Di Singapura, sajian ini terkenal dengan nama roti prata. Sama seperti kembarannya di India dan Indonesia, roti prata Singapura disajikan bersama kari ayam, daging, atau sayuran, tergantung selera.

Memakan roti prata sebenarnya sama dengan menikmari roti canai. Akan tetapi, jika Anda pergi ke Singapura, pastikan menjajalnya di kedai roti prata terkenal seperti Sin Ming Roti Prata dan Tanglin Halt Roti Prata.

Makanan Singapura tidak hanya enak, tetapi juga menunjukkan beragam pengaruh yang dibawa para imigran. Jangan lupa cicipi hidangan khas tetangga kita jika Anda ingin memperkaya wawasan lidah terkait makanan Asia!

Exit mobile version