Jawara! Cobain Nih 10 Rekomendasi Makanan Betawi Ini!

Tahukah Anda bahwa makanan khas Betawi memiliki sejarah yang cukup panjang? Bahkan, bisa dibilang kuliner Betawi sudah melewati proses alkulturasi beragam budaya. Maklum saja, dulu Jakarta yang dikenal dengan nama Batavia merupakan pusat perekonomian dan perdagangan. 

Banyak pedagang yang datang silih berganti, mulai dari bangsa Belanda, Tiongkok, India, Portugis, hingga Arab. Hal ini secara tidak langsung memengaruhi teknik memasak dan penggunaan bahan baku tertentu. Salah satu contohnya adalah penggunaan rempah, seperti kapulaga, jintan, kayu manis, cengkeh, minyak samin, dan wijen yang dipengaruhi oleh budaya Arab. 

Selain itu, wilayah tempat tinggal suku Betawi juga memengaruhi perbedaan kuliner Betawi. Masyarakat yang tinggal di pusat kota cenderung menyukai makanan yang sudah dimodifikasi dan dibuat menggunakan alat masak modern, sedangkan masyarakat di kawasan pesisir masih menggunakan resep turun temurun dan alat masak tradisional.

Lantas, apa saja kuliner Betawi yang memiliki cita rasa khas dan tak terlupakan? Berikut rekomendasi makanan betawi. 

Soto Betawi

Soto Betawi dibuat menggunakan campuran daging jeroan, seperti paru, hati, dan babat sapi. Berbeda dengan soto pada umumnya, kuah soto Betawi merupakan perpaduan antara santan dan susu sehingga cita rasanya khas dan bergizi tinggi. Biasanya, makanan ini disajikan dengan sepiring nasi dan emping sebagai pelengkap.

Untuk menikmati soto Betawi, Anda bisa datang ke warung Soto Cawang di Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, dekat Makodam Jaya. Soto Cawang menawarkan soto Betawi yang masih mempertahankan cita rasa tradisional lantaran dimasak menggunakan kayu bakar. Bahkan, pembuatan bumbunya masih ditumbuk manual. 

Penyajiannya juga unik, yakni menggunakan piring. Tersedia beragam pilihan isian, mulai dari daging sapi, kikil, jantung, hati, babat, tulang muda, hingga lidah. Meskipun tanpa campuran susu, kuah soto Cawang terasa begitu nikmat.

Baca juga: Cintai Warisan Bangsa Yuk, Nih 10 Makanan Tradisional Kita

Pecak Lele

Jika umumnya lele goreng hanya disajikan dengan sambal, maka berbeda dengan pecak lele. Kuliner khas Betawi ini dihidangkan dengan kuah yang terbuat dari campuran santan, bumbu kacang, dan air asam jawa. Untuk menambah kenikmatan, pecak lele biasanya diberi tambahan lalapan selada, mentimun, kemangi, dan daun singkong. Rasanya sungguh nikmat. 

Apabila tertarik mencoba, Anda bisa mengunjungi pecak lele H. Usman Ali di Jalan W.R. Supratman Nomor 28, Ciputat Timur. Pecak lele H. Usman Ali memiliki cita rasa gurih pedas. Sambal pecaknya sangat segar lantaran diberi tambahan jeruk limau. Dijamin Anda akan ketagihan. 

Semur Jengkol

Semur jengkol merupakan kuliner Betawi yang terinspirasi masakan Belanda. Nama semur sendiri berasal dari plesetan kata stomerijj, yakni smoor yang artinya kukusan. Daging yang biasanya menjadi bahan baku semur diganti menjadi jengkol. 

Sementara bumbunya menggunakan bawang merah, bawang putih, kemiri, cengkeh, garam, kecap, dan daun jambu biji. Semur jengkol sangat pas disajikan dengan sepiring nasi hangat. Anda bisa mencicipi kuliner ini di rumah makan Betawi. Salah satunya adalah Republik Jengkol di Jalan Kerja Bakti, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Soto Tangkar

Berbeda dengan soto pada umumnya, soto tangkar menggunakan iga sapi sebagai bahan baku utama. Bumbu kuahnya dibuat dari bawang putih, bawang merah, kemiri, kencur, ketumbar, garam, lada, serai, jeruk purut, kayu manis, dan santan. Cita rasa yang dihasilkan begitu kaya dengan aroma yang pekat dan menggoda selera. 

Soto tangkar dapat Anda temukan di kedai Soto Tangkar Tanah Tinggi Jalan Tanah Tinggi III Nomor 15, Johar Baru, Jakarta Pusat. Memiliki ciri khas kuah kental kemerahan, kedai yang sudah berdiri sejak 1946 ini menawarkan beragam isian soto, mulai dari iso, daging, kikil, hingga babat. 

Gado Gado

Gado-gado terbuat dari sayuran yang direbus, seperti kentang, kangkung, kol, kacang panjang, tauge, mentimun, jagung pipil, dan labu siam. Gado-gado disajikan dengan bumbu kacang halus, telur, taburan bawang goreng, potongan tahu dan tempe, lontong, serta emping. Selain nikmat, makanan ini bergizi tinggi. 

Anda bisa menikmati sepiring gado-gado legendaris yang menawarkan cita rasa unik di warung Gado-Gado Boplo cabang Kebayorang Baru, Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gado-gado Boplo dikenal lezat lantaran memadukan bumbu kacang mete dengan asam jawa. Dijamin maknyus!

Asinan Betawi

Asinan Betawi terdiri dari sejumlah sayuran yang diasinkan, seperti sawi, selada, kubis, tahu,  berbagai sayuran yang diasinkan dan diawetkan seperti kubis, kecambah, tahu, sawi, selada, tauge, dan tahu yang dicampur cabai dan cuka. Sebelum dihidangkan, asinan ini diberi tambahan kacang goreng dan kerupuk kuning. Meskipun dinamakan asinan, makanan khas Betawi ini memiliki rasa pedas asam sehingga sangat menyegarkan. 

Bagi Anda yang ingin mencobanya, kunjungi warung Asinan Kamboja H. Mansyur di Jalan Taman Kamboja III Nomor 10, Rawamangun, Jakarta Timur. Di tempat ini, Anda bisa menikmati lezatnya asinan Betawi dengan bumbu kacang halus dan taburan kerupuk mi serta kerupuk merah. Rasanya perpaduan antara pedas, asam, dan gurih. Sangat pas dinikmati di siang hari.

Kerak Telor

Sesuai namanya, kuliner Betawi ini terbuat dari beras ketan, ebi sangrai, dan telur bebek atau ayam yang diberi bumbu rempah halus. Dimasak dengan wajan, kerak telor dihidangkan dengan parutan kelapa (serundeng) dan bawang goreng. Jika Anda ingin mencicipi kerak telor legendaris, maka datanglah ke Lapangan Banteng di Jakarta Pusat. 

Baca juga: 11 Makanan Ringan Indonesia, Siap Nemenin Makanan Beratmu

Lontong/Kupat Sayur

Dulunya, lontong/kupat sayur Betawi hanya disajikan ketika Hari Raya Idul Fitri saja. Namun, lambat laun kuliner ini bisa dinikmati kapan pun. Meskipun sederhana, lontong sayur yang terdiri dari sayur labu atau pepaya muda dengan kuah santan, suwiran ayam, telur, dan kerupuk ini sangat nikmat. Apabila penasaran, datanglah ke warung lontong sayur Pak Dayat di Kantin Kantor RNI Jalan Denpasar, Kuningan Timur, Jakarta Selatan. 

Nasi Uduk

Nasi uduk tercatat sebagai salah satu kuliner Betawi yang terkenal dan disukai masyarakat luas. Memiliki cita rasa gurih, nasi uduk dimasak dengan santan dan bumbu, seperti pala, jahe, kayu manis, daun serai, garam, kaldu, dan lada. Biasanya, nasi uduk disajikan dengan sayur kering, tahu, tempe, telur, ayam goreng, abon, timun, sambal, dan emping atau kerupuk. 

Nasi uduk mudah ditemukan di sepanjang jalan dan warung makan. Namun, bagi Anda yang ingin menikmati nasi uduk legendaris dengan rasa istimewa, datanglah ke warung Nasi Uduk Puas Hati (Ibu Tati) di Jalan Kebong Kacang I No. 63, Jakarta. Dijamin rasanya akan memanjakan lidah Anda. 

Nasi Ulam 

Nasi ulam terbuat dari perpaduan beragam bumbu rempah, seperti kemangi, daun salam, lengkuas, dan serai. Nasi ulam dihidangkan dengan taburan serundeng, bihun, timun, daun kemangi, kerupuk, emping, dan kuah semur. Untuk menikmati nasi ulam, datanglah ke warung Nasi Ulam Bu Yoyo di Jalan Dogol, Karet Pendurenan, Jakarta Selatan. Anda akan disuguhi nasi ulam dengan tambahan kecambah kacang hijau, kerupuk aci, semur, dan jeroan.

Demikianlah sejumlah rekomendasi makanan khas Betawi populer terlezat yang dapat Anda coba ketika berkunjung ke Jakarta.

Article Tags:
·
Article Categories:
Asian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss! random posts ..