Food Menu

Unik, Enak, Mendunia: Cobain 10 Makanan India Terkenal Ini, Yuk!

Tahukah Anda kalau sejarah makanan India sudah berusia lebih dari 8.000 tahun? Kuliner India tidak hanya memiliki keunikan di setiap areanya, tetapi juga mendapat pengaruh dari banyak hal seperti agama Hindu dan Islam, hubungan dagang, hingga kolonialisme. Bumbu dan kuliner India bahkan banyak memengaruhi hubungan dagang, sejarah, dan dunia kuliner negara lain!

India punya banyak hidangan baik tradisional maupun kontemporer. Supaya tidak bingung, Anda bisa mulai dari 10 makanan khas ini untuk menjelajahi dunia kuliner India!

Samosa

Samosa adalah salah satu hidangan India yang dipengaruhi kuliner Asia Tengah dan Timur Tengah. Bentuknya mirip pangsit goreng dengan kulit luar renyah dan isian daging, sayuran, atau kentang yang dihaluskan serta diberi banyak bumbu. Tampilan samosa cukup khas dengan bentuknya yang mirip segitiga.

Samosa biasanya dihidangkan sebagai makanan pembuka yang enak. Selain India, Anda juga bisa menemukan samosa di Pakistan, Bangladesh, Maldives, dan Nepal. Di Indonesia, Anda bisa menemukannya di restoran India seperti Fez-Kinara di Kemang, Hazara di Menteng, dan Prabhu Curry House di Bandung.

Baca juga: Dijamin Doyan! Cicip Yuk 10 Makanan Timur Tengah Ini

Biryani

Siapa yang tidak kenal nasi biryani? Walau terkenal sebagai makanan India, biryani sebenarnya merupakan hasil pengaruh dari wilayah Timur Tengah, dan racikan biryani modern yang kita kenal konon terinspirasi dari resep Kerajaan Mughal

Racikan biryani di India bisa berbeda tergantung areanya, tetapi bahan dasarnya sama: nasi dimasak dalam beragam bumbu, ditambah sayuran dan daging sapi, ayam, kambing, atau domba. Ada juga variasi yang agak manis karena ditambah kurma, apel, atau nanas.

Nasi biryani ada di berbagai restoran India atau Timur Tengah. Anda bisa menemukannya di Al Jazeera Signature di Menteng atau Awtar Shisha Lounge di Jakarta Selatan.

Panipuri

Kalau Indonesia terkenal dengan gorengan sebagai jajanan jalanan, primadona di India adalah panipuri. Makanan ini adalah roti pipih renyah berbentuk bulat yang dimakan bersama semacam air beraroma, kentang, bumbu khas India, bawang atau kacang, dan chutney (semacam saus asam manis). 

Cara makan panipuri cukup unik. Pertama, bagian atas bola roti dilubangi dengan jari sampai menimbulkan suara retakan. Campuran bahan-bahan yang sudah disebutkan kemudian dimasukkan lewat lubang tersebut, dan Anda memakan semuanya sekaligus. Panipuri tidak hanya populer di India, tetapi juga di Nepal, Bangladesh, dan Pakistan.

Restoran India Ganesha Ek Sanskriti, berlokasi di Jakarta Tengah dan Bali, terkenal menyajikan panipuri. Anda juga bisa menemukannya di D’ Bollywood, Plaza Festival Mall, Jakarta Selatan.

Naan

Tahukah Anda kalau naan usianya sudah ribuan tahun? Sejarah roti pipih ini berasal dari Mesopotamia dan Mesir Kuno, dan sekarang sudah menjadi salah satu bagian penting dari kuliner Asia Selatan (termasuk India) dan Timur Tengah. 

Salah satu versi naan yang terkenal berasal dari daerah Punjab, dimasak bersama mentega India dan bawang putih. Naan biasanya dimakan sebagai hidangan pembuka atau dimakan bersama sup kacang. Naan bisa juga dimakan dengan sayuran dan daging.

Anda bisa mencicipi naan di berbagai restoran India karena sifatnya yang sangat umum. Contoh restoran yang menyediakan naan adalah The Royal Kitchen di Kuningan dan Queen’s Tandoor di Jakarta Pusat.

Ayam Tandoori

Dari beragam makanan India, ayam tandoori terkenal unik karena dinamai berdasarkan alat masak utamanya. Ayam ini dimasak di dalam tandoor, yaitu oven tanah liat berbentuk lonjong. Metode memasak ini ternyata sudah ada dari zaman kuno, tepatnya peradaban Harappa di Sungai Indus.

Citarasa ayam tandoori lembut, gurih, dan pedas karena campuran bumbunya. Pertama, ayam ini direndam dalam campuran yogurt dan bumbu-bumbu khas India. Ayam ini lalu dibalur bubuk cabai dan kunyit sebelum dipanggang di oven tanah liat. Hasilnya adalah ayam panggang lembut berbumbu berwarna kemerahan.

Ayam tandoori bisa dimakan begitu saja dengan naan atau dijadikan bahan hidangan lain, misalnya kari India dan ayam tikka masala. Anda bisa menemukannya di Little India Restaurant di Thamrin dan The Royal Kitchen di Mega Kuningan.

Ayam Tikka Masala

Tahukah Anda kalau ayam tikka masala dianggap bukan hidangan asli India? Walau simpang-siur, sejarah hidangan ini sering dianggap berasal dari koki asal Asia Selatan yang hijrah ke Inggris dan menciptakan makanan ini untuk menyesuaikannya dengan lidah lokal.

Ayam tikka masala bisa memiliki beragam kombinasi, tetapi resep dasarnya adalah potongan kecil ayam bakar berbumbu yang dimasak dalam kuah kari kental. Ayam tikka masala bisa dimakan begitu saja atau bersama naan dan nasi.

Ayam tikka masala bisa Anda coba di beberapa restoran India otentik. Ganesha Ek Sanskriti yang sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta dan Bali bahkan menyediakan tidak hanya menyediakan ayam tikka masala, tetapi juga paneer tikka masala (keju panggang berbumbu).

Murg Makhani

Murg makhani (butter chicken) adalah variasi modern dari kari khas India. Hidangan ini adalah hasil kreasi Kundan Lal Jaggi, pendiri waralaba restoran India legendaris Moti Mahal, pada tahun 1950-an. Konon, Kundan menemukannya secara tidak sengaja ketika iseng meracik sisa ayam tandoori dengan kaldu tomat, saus krim, dan mentega. Hasilnya adalah kari ayam dengan bumbu kental bercita rasa tomat.

Murg makhani otentik dimasak selama berjam-jam hingga ayamnya empuk dan bumbunya pekat tetapi lembut. Campuran bumbunya antara lain tomat, jahe, cengkih, kayu manis, garam masala, dan ketumbar.

Murg makhani identik dengan kuliner India modern, jadi Anda tidak akan kesulitan menemukannya. D’ Bollywood di Jakarta Selatan dan Taste of India di Bandung adalah contoh restoran yang terkenal dengan butter chicken-nya.

Ayam Korma

Walau namanya ayam korma, hidangan ini tidak mengandung kurma! Ayam korma berasal dari kata bahasa Urdu “qorma” dan Persia “ghormeh” yang berarti “merebus pelan-pelan.” Hidangan ini berasal dari era Kerajaan Mughal dan terbuat dari ayam yang direbus perlahan bersama yogurt, bumbu-bumbu, dan sayuran. Hasilnya adalah ayam empuk dengan bumbu yang meresap sempurna.

Ingin mencicipi ayam korma otentik? Prabhu Curry House di Bandung dan Spice Mantraa Indian Cuisine di Bali menyediakan ayam korma lezat.

Laddu

Ingin makan yang manis-manis? Cobalah laddu, kue manis berbentuk bulat yang terbuat dari semacam tepung kacang, gula, dan mentega India, dibentuk menjadi bulatan adonan lalu digoreng. Tergantung areanya, ada juga versi yang menggunakan campuran kelapa. Selain dijadikan hidangan penutup, laddu sering menjadi bagian dari upacara religius atau acara seperti pernikahan.

Anda bisa menemukan laddu di restoran India yang menghidangkan menu lengkap, dari hidangan pembuka hingga penutup. NU Delhi dan Spice Mantraa yang memiliki beberapa cabang di Bali terkenal dengan laddu sebagai salah satu hidangannya.

Baca juga: Enak dan Mendunia! Cobain 13+ Makanan Bali Ini Yuk

Kheer

Tutup menu Anda dengan kheer, puding beras manis yang berasal dari resep kuno Ayurveda India. Kheer bahkan menjadi salah satu makanan yang diberikan kepada pengunjung kuil setelah beribadah. Bahan utamanya adalah beras, susu, gula, kacang-kacangan, dan rempah. Anda bisa menemukannya di restoran India otentik seperti Little India Restaurant dan Ganesha Ek Sanskriti Jakarta, atau membeli bahan mentahnya di toko online.

Ingin lebih akrab dengan budaya India? Selain film dan musik, Anda bisa mencoba makanan India agar lebih dekat dengan kultur negara ini! 

Article Tags:
· ·
Article Categories:
Asian · Indian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss! random posts ..