Dari Terendah sampai Tertinggi, Kenali Jenis Minuman Alkohol Ini

Memahami jenis alkohol merupakan hal penting sebelum memutuskan untuk meminumnya. Mengapa? Karena kadar alkohol di setiap minuman berbeda-beda. Ada yang memiliki kadar alkohol tinggi dan ada yang rendah sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

Untuk mengetahui berapa kandungan alkohol pada setiap minuman keras, simak beberapa poin di bawah ini. Jadi, Anda bisa tahu mana minuman yang bisa dikonsumsi dan mana yang lebih baik dihindari.

Absinthe

Salah satu jenis minuman keras yang memiliki kadar alkohol cukup tinggi adalah absinthe. Minuman yang berasal dari Swiss ini memiliki kadar alkohol sekitar 45-74%. Karena memiliki kadar tinggi, regulasinya di beberapa negara akan berbeda-beda. Ada yang melarang dan ada yang membebaskannya.

Absinthe terbuat dari alkohol biji-bijian dan tiga bahan utama yang sering disebut the holy trinity. Bahan itu terdiri dari green anise (sejenis bunga lawang), adas manis, dan herba bernama wormwood (Artemisia absinthium).

Saat disajikan, minuman berwarna hijau ini selalu dicampur dengan gula berbentuk kotak. Beberapa merek minuman absinthe yang terkenal adalah Pernod Absinthe dan Pacifique Absinthe Verte Supérieure. Minuman ini bisa ditemukan di bar besar Eropa dan Amerika.

Baca juga: Ngaku Pecinta Kopi? Udah Tau Belum 10 Jenis Minuman Kopi Ini

Rum

Rum memiliki kadar alkohol sekitar 40-60%. Minuman ini banyak diproduksi oleh negara yang memproduksi gula pasir seperti India dan Filipina. Mengapa? Karena bahan baku dari rum adalah molases atau gula cokelat dari cairan tebu yang difermentasikan.

Biasanya rum akan dicampur dengan aneka buah-buahan agar memberikan rasa yang lebih nyaman di lidah. Selain itu, beberapa jenis rum juga didistilasi untuk menghilangkan warna kecokelatannya. Beberapa merek rum yang terkenal adalah Diplomatico Rum Reserva Exclusiva dan Don Papa Rum.

Vodka 

Vodka memiliki standar alkohol tinggi yakni sekitar 40%, tetapi di beberapa negara ada yang mensyaratkan hanya boleh 37,5% saja. Minuman dengan warna bening ini berasal dari Rusia, Swedia, dan Polandia. Sejak ratusan tahun silam, tiga negara Eropa ini menghasilkan vodka dengan rasa yang berbeda-beda.

Vodka umumnya dibuat dari biji-bijian yang memiliki pati. Selain itu, beberapa bahan seperti molases dan buah juga sering dipakai. Selanjutnya bahan akan difermentasikan agar menghasilkan alkohol.

Merek vodka ada banyak dan masing-masing negara biasanya memiliki keunikan. Beberapa merek yang cukup terkenal adalah Belvedere Vodka dan Smirnoff No. 21 Vodka. Untuk bisa memperoleh minuman ini, Anda cukup datang ke bar besar yang ada di seluruh dunia. Hampir semuanyaa menyediakan menu ini.

Whisky

Whisky umumnya dibuat dengan melakukan fermentasi dari malt yang berasal dari barley atau gandum. Biji akan dibuat menjadi kecambah sebelum dikeringkan dan diolah lebih lanjut untuk difermentasikan. Beberapa whisky juga dibuat dengan proses distilasi bir.

Whisky yang banyak dijual di pasaran umumnya sudah mengalami tahap penyaringan sehingga kadar alkoholnya sampai 40-60%. Dengan kadar yang tinggi ini, whisky hanya boleh dikonsumsi secara terbatas setiap harinya. 

Beberapa merek whisky yang terkenal adalah The Macallan Sherry Oak dan Johnnie Walker Gold Label Reserve.

Brandy

Brandy adalah alkohol yang dibuat dengan metode mirip dengan wine. Hanya saja, anggur yang dipakai bukan yang sudah masak dan mengandung banyak gula. Anggur yang belum masak digunakan karena mengandung tingkat asam tinggi sehingga cocok untuk membentuk keunikan dari Brandy.

Umumnya brandy memiliki warna kecokelatan. Warna ini berasal dari lamanya fermentasi dan penyimpanan. Minuman ini memiliki kandungan alkohol sekitar 28-30%. Merek yang terkenal adalah Hine Antique dan Rémy Martin.

Tequila

Tequila dibuat dengan bahan yang cukup unik, bukan biji-bijian atau anggur, tapi tanaman bernama Blue agave. Tanaman ini akan difermentasi secara tradisional untuk menghasilkan minuman dengan kadar alkohol sekitar 38-55%.

Minuman ini mudah ditemukan di Amerika bagian tengah seperti Meksiko. Beberapa merek terkenal yang bisa dicoba adalah Don Julio dan Clase Azul Reposado Tequila.

Gin

Gin dibuat dengan melakukan fermentasi dari barley yang dibuat menjadi malt. Selanjutnya akan dilakukan proses distilasi untuk menambahkan rasa di dalamnya. Beberapa jenis gin juga dibuat dengan dua proses distilasi. Setiap proses akan ditambahkan elemen rasa.

Karena mengalami proses distilasi, kadar alkohol dari gin cukup tinggi yakni minimal 30% dan ada yang sampai di atas 80%. Biasanya saat dipasarkan, kadar itu akan diturunkan sesuai dengan aturan atau regulasi yang sudah ditetapkan.

Merek gin yang cukup terkenal dan sering diburu terdiri dari: Monkey 47 Schwarzwald, Beefeater London, dan Roku Japanese Gin.

Bir

Bir termasuk jenis alcohol yang banyak dijual di pasaran dan hanya mengandung 4-6% alkohol saja. Beberapa merek bir ada yang menghilangkan konten alkoholnya hingga nyaris nol. Beberapa bir yang diproduksi secara tradisional konten alkoholnya bisa sampai 20%. Masing-masing produsen biasanya memiliki standar sendiri-sendiri.

Secara tradisional, bir yang memiliki busa saat diminum ini dibuat dari biji-bijian seperti barley dan gandum. Namun, pada proses produksi modern, beberapa jenis pati juga bisa dipakai untuk melakukan proses fermentasi. Salah satu merek bir yang terkenal di dunia adalah Bud Light dan Miller Lite.

Anggur

Anggur atau sering disebut wine adalah minuman beralkohol yang bahan bakunya berasal dari buah anggur. Beberapa varietas anggur akan diambil airnya lalu dimasukkan ke dalam wadah khusus. Selanjutnya, ragi akan dimasukkan hingga menghasilkan minuman dengan kandungan alkohol tertentu.

Biasanya anggur memiliki kadar alkohol sekitar 5-20% saja. Cukup rendah dibandingkan dengan jenis alkohol yang sudah dibahas sebelumnya. Dengan kandungan alkohol yang rendah, wine sering dikonsumsi untuk teman makan atau untuk acara khusus seperti pesta.

Merek anggur yang cukup terkenal ada banyak, salah satunya adalah Cabernet Sauvignon dan Tempranillo. Indonesia sendiri memiliki merek anggur yang baik dan diproduksi di Bali. Nama anggur itu adalah Sababay.

Soju

Soju adalah minuman keras tradisional Korea yang memiliki warna jernih. Minuman ini terbuat dari biji-bijian atau pati dari kentang. Karena memiliki bahan yang bervariasi, kandungan alkohol dari soju bervariasi mulai dari 16-53%.

Sebagai bagian dari tradisi, soju dikonsumsi hampir setiap hari oleh warga Korea. Beberapa merek yang terkenal dari soju adalah Jinro, Chamisul, Chum Churum,  dan Andong. Soju bisa didapatkan di semua kedai makanan Korea. Di Indonesia, soju bisa didapatkan di restoran atau supermarket bahan makanan Korea.

Baca juga: 10 Rekomendasi Minuman Boba, Minuman Kekinian Milenial!

Jenis alkohol yang ada dalam daftar di atas umumnya berasal dari budaya tertentu, misalnya negara kawasan Asia Timur seperti Korea dan Jepang. Karena ada tradisi mengonsumsi alkohol, produk alkohol lokal banyak diproduksi di sana dan saat ini mendunia. Indonesia sebenarnya memiliki merek alkohol lokal yang cukup diminati. Namun, karena belum dikenal oleh wisatawan dunia, produksinya hanya terbatas dan memenuhi permintaan pasar saja. Apa pun jenis alkohol yang Anda minum, hendaknya mengecek kadarnya dahulu. Selain itu, hindari mengonsumsi secara berlebihan karena bisa menyebabkan masalah pada fisik dan mental.

Article Tags:
·
Article Categories:
Minuman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss! random posts ..